BOHONG
karya Bambang Cahyo Purnomo
Kerakusan dan ketamakan saling berlomba
Lomba untuk mendapat yang banyak
Semua yang terampas tak pernah terlepas
Genggaman, kepelan, terpegang untuk bertahan
Duhai cakrawala surga masihkan ada tempat berteduh ?......
Saya, kamu, kami, kita ….. sibuk menghitung-hitung lajur neraca
Keuntungan, laba rugi ada dalam kamus..
Menggusur, terpinggir, terpental ada dalam catatannya
Matahari….bulan…. tidak pernah terlihat tersenyum
Asap kemenyan selalu mengepul berkeliling ……
menjaga dan bersiap-siap membisiki dalam bahaya
Kata-katamu manis dibalut dengan kerut yang bergaris
Matamu bersinar , bercahaya seakan tak pernah ada dusta
Hidupmu penuh kemewahan disela-sela orang antri sembako
Duduk dengan kaki diangkat , asap rokok mengepul huruf O
Jiwamu mati ketika orang merintih duka nestapa
Raga itu hancur terbawa maut..